<p><strong>DALUNG (03/03/2026) </strong>– Banjar Bhineka Nusa Kauh Dalung kembali hadirkan Kegiatan Bank Sampah di bulan Februari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Sabtu (7/2) bertempat di Balai Banjar Bhineka Nusa Kauh, Desa Dalung. Dalam kegiatan ini, turut hadir para petugas bank sampah, Bali Wastu, juga para warga yang ingin menjual sampah daur ulang mereka. Tujuan dari terlaksananya kegiatan ini adalah sebagai salah satu opsi dari permasalahan sampah anorganik. Karena, di program bank sampah ini para warga dapat menjual sampah anorganiknya sehingga mampu untuk mengurangi jumlah sampah yang ada di lingkungan sekitar.</p> <p>Bank Sampah ini rutin diadakan setiap bulannya. Pada kegiatan kali ini, bank sampah dimulai sejak pukul 08.00 WITA. Sedari pagi, kegiatan ini sudah dipadati oleh para warga yang hendak menjual sampah mereka. Sampah-sampah yang diterima pada bank sampah ini merupakan sampah anorganik, meliputi botol, kardus, koran bekas, plastik dan sebagainya. Antusiasme yang sangat tinggi terpancar dari setiap warga sehingga tak heran kalau kegiatan ini selalu ditunggu-tunggu setiap bulannya.</p> <p>Adapun alur dalam penjualan sampah anorganik sebagai berikut. Para warga yang datang sembari membawa sampah anorganik, kemudian akan ditimbang terlebih dahulu. Berat yang dihasilkan dari timbangan adalah berat dari sampah anorganik yang hendak dijual. Selanjutnya petugas akan mencatat berat dari sampah tersebut dan menuliskan nominal yang didapat dari penjualan ini di buku Tabungan Bank Sampah milik warga.</p> <p>Salah satu warga, Ibu Lia mengungkapkan bahwa kegiatan bank sampah ini sangat membantu untuk dirinya. Ia mengaku bahwa awalnya Ia kebingungan terkait pengelolaan sampah anorganik di rumahnya. Namun, sejak diadakannya bank sampah ini, dirinya jadi tidak perlu khawatir lagi. <em><strong>“Saya sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini. Awalnya saya kebingungan mau dibawa kemana sampah anorganik saya, tapi sejak ada bank sampah di banjar, saya jadi tidak perlu khawatir lagi.”</strong></em> ungkapnya.</p> <p>Ibu Sri, salah seorang petugas pun turut menyampaikan bahwa jumlah kunjungan warga ke bank sampah kian meningkat tiap bulannya. Hal ini merupakan kabar baik karena para warga memiliki antusias dan kesadaran yang tinggi terhadap kegiatan ini dan pengelolaan sampah yang lebih baik. <em><strong>“Jumlah warga yang datang kian meningkat tiap bulannya, ini artinya antusias warga terhadap kegiatan ini masih cukup tinggi,”</strong></em> tutupnya.</p> <p><br />  <br /> <strong>(KIMDLG-019).</strong></p>
Banjar Bhineka Nusa Kauh Dalung Hadirkan Bank Sampah sebagai Salah Satu Solusi Sampah Anorganik
03 Mar 2026